Sebuah sistem kesehatan dan penyembuhan tradisional India yang benama Ayurveda ternyata sudah dipraktikkan banyak orang sejak ribuan tahun lalu. seorang pakar yoga dari Mangrove Mountain, New South Wales bernama Dr. Swami Shankardev Saraswati mengatakan bahwa dalam Ayurveda terdapat sistem pengobatan yang memahami, bahwa tubuh tiap orang itu unik dan butuh perlakuan khusus.
Sistem Ayurveda mengkategorikan kekuatan utama di dalam tubuh menjadi tiga jenis atau dosha: yaitu Kapha (air), Vata (udara) dan Pitta (api). Pengetahuan akan dosha ini merupakan tahap terpenting dalam upaya membantu Anda memilih makanan yang terbaik sesuai terapi yang Anda jalankan.
1. Kapha
Kapha atau air bisa melambangkan bentuk tubuh gemuk, cepatnya berat badan naik, wajah yang bulat, kulit cendrung pucat, rambut tebal, berminyak, mengilat, bergelombang, dan suka tidur terlalu lama.
a. Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Perbanyaklah mengkonsumsi stroberi, apel, pir, ceri atau buah-buahan yang dikeringkan seperti aprikot, prem dan pir. Salad dan aneka sayuran jangan ketinggalan, termasuk sayur-sayuran pahit dan beraroma tajam seperti lobak, bawang, wortel, dedaunan hijau. Juga padi-padian yang mengandung zat besi tinggi seperti jagung, oat dan gandum. Selain itu ikan dan daging putih juga penting. Kacang-kacangan seperti buncis yang dikeringkan, kacang polong dan produk-produk dari kedelai lainnya dalam.
Kurangi buah-buahan terlalu masam dan terlalu manis, makanan dan minuman dingin, produk-produk susu, akar-akaran. Juga makanan berat dan kaya lemak, gula, minyak, mentega, pemanis buatan dan garam.
b. Kunci Sukses Diet:
Untuk menu makan siang boleh makanan berat, namun khusus untuk sarapan dan makan malam, pilih yang lebih ringan.
c. Tips Gaya Hidup:
Ceritanya Kappa cenderung kaku sehingga menyimpan terlalu banyak energi. Untuk itu sering-seringlah bergerak sehingga energi yang ada di tubuh Anda tidak menumpuk menjadi lemak.
2. Pitta
Pitta atau api bisa melambangkan bentuk tubuh yang sedang atau tubuh yang mudah gemuk, wajah sedikit berbentuk hati, kulit cendrung berminyak dan agak berwarna semu merah. Selera makan cendrung tinggi namun dengan pola tidur yang baik. Rambut mudah diatur, lembut, agak lurus dan berminyak.
a. Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Konsumsilah buah-buahan segar yang masih berbuah mentah dan manis, termasuk beri, ceri, plum. Juga sayur-sayuran hijau, baik sayur-sayuran yang pahit maupun yang manis (seperti asparagus, brokoli, kacang polong, seledri, dan mentimun). Juga konsumsi padi-padian segar, beras putih, kue beras, gandum, , gula, white meat, roti, pasta, sirup maple, produk-produk susu, putih telur, serta rempah-rempah seperti ketumbar, jintan, pala, dan mint.
Jangan mengkonsumsi alkohol dan rokok.
b. Kunci Sukses Diet:
Jadwal jam makan harus teratur tiga kali sehari dengan nutrisi lengkap, lemak, karbohidrat, protein dan vitamin.
c. Tips Gaya Hidup:
Hindari kulit terbakar matahari terlalu lama. Sering-seringlah melakukan aktivitas yang dapat membuat Anda merasa tenang dan nyaman. Peliharalah ketenangan tersebut dengan cara berendam dalam air hangat misalnya atau juga berenang.
3. Vata
Vata atau udara ceritanya melambangkan wajah lonjong, berat badan sulit naik, bentuk badan kurus, mata kecil, kulit kering. Selain itu rambut kering, keriting, dan kasar. Sedangkan pola tidur yang tidak menentu, mengakibatkan sulit tidur dengan nyenyak.
a. Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Perbanyak makanan kaya protein dan mineral, seperti kacang merah, kacang tanah, kedelai, susu kedelai, pisang, alpukat, plum, aprikot, white meat (ikan, ayam). Selain itu daging kambing dan daging sapi. Juga sayuran yang direbus tidak terlalu lama, tahu dan telur setengah matang,
b. Kunci Sukses Diet:
Makanlah dengan porsi yang lebih sedikti namun lebih sering setiap harinya. Cobalah makan di tempat yang bersuasana tenang sehingga Anda bisa relaks.
c. Tips Gaya Hidup:
Vata konon cenderung membuang terlalu banyak energi sehingga Anda harus menghilangkan kebiasaan itu dengan melakukan kegiatan yang rutin. Usahakan untuk memastikan waktu Anda untuk santai. Jangan lupa perkaya tubuh Anda dengan makan makanan bergizi tinggi
mudah-mudahan isi blog ini dapat berguna bagi siapa saja yang membacanya
Salam
Welcome to My World
Minggu, 07 November 2010
Rabu, 03 November 2010
tips langsing ala india
Sebuah sistem kesehatan dan penyembuhan tradisional India yang benama Ayurveda ternyata sudah dipraktikkan banyak orang sejak ribuan tahun lalu. seorang pakar yoga dari Mangrove Mountain, New South Wales bernama Dr. Swami Shankardev Saraswati mengatakan bahwa dalam Ayurveda terdapat sistem pengobatan yang memahami, bahwa tubuh tiap orang itu unik dan butuh perlakuan khusus.
Sistem Ayurveda mengkategorikan kekuatan utama di dalam tubuh menjadi tiga jenis atau dosha: yaitu Kapha (air), Vata (udara) dan Pitta (api). Pengetahuan akan dosha ini merupakan tahap terpenting dalam upaya membantu Anda memilih makanan yang terbaik sesuai terapi yang Anda jalankan.
1. Kapha
Kapha atau air bisa melambangkan bentuk tubuh gemuk, cepatnya berat badan naik, wajah yang bulat, kulit cendrung pucat, rambut tebal, berminyak, mengilat, bergelombang, dan suka tidur terlalu lama.
a. Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Perbanyaklah mengkonsumsi stroberi, apel, pir, ceri atau buah-buahan yang dikeringkan seperti aprikot, prem dan pir. Salad dan aneka sayuran jangan ketinggalan, termasuk sayur-sayuran pahit dan beraroma tajam seperti lobak, bawang, wortel, dedaunan hijau. Juga padi-padian yang mengandung zat besi tinggi seperti jagung, oat dan gandum. Selain itu ikan dan daging putih juga penting. Kacang-kacangan seperti buncis yang dikeringkan, kacang polong dan produk-produk dari kedelai lainnya dalam.
Kurangi buah-buahan terlalu masam dan terlalu manis, makanan dan minuman dingin, produk-produk susu, akar-akaran. Juga makanan berat dan kaya lemak, gula, minyak, mentega, pemanis buatan dan garam.
b. Kunci Sukses Diet:
Untuk menu makan siang boleh makanan berat, namun khusus untuk sarapan dan makan malam, pilih yang lebih ringan.
c. Tips Gaya Hidup:
Ceritanya Kappa cenderung kaku sehingga menyimpan terlalu banyak energi. Untuk itu sering-seringlah bergerak sehingga energi yang ada di tubuh Anda tidak menumpuk menjadi lemak.
2. Pitta
Pitta atau api bisa melambangkan bentuk tubuh yang sedang atau tubuh yang mudah gemuk, wajah sedikit berbentuk hati, kulit cendrung berminyak dan agak berwarna semu merah. Selera makan cendrung tinggi namun dengan pola tidur yang baik. Rambut mudah diatur, lembut, agak lurus dan berminyak.
a. Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Konsumsilah buah-buahan segar yang masih berbuah mentah dan manis, termasuk beri, ceri, plum. Juga sayur-sayuran hijau, baik sayur-sayuran yang pahit maupun yang manis (seperti asparagus, brokoli, kacang polong, seledri, dan mentimun). Juga konsumsi padi-padian segar, beras putih, kue beras, gandum, , gula, white meat, roti, pasta, sirup maple, produk-produk susu, putih telur, serta rempah-rempah seperti ketumbar, jintan, pala, dan mint.
Jangan mengkonsumsi alkohol dan rokok.
b. Kunci Sukses Diet:
Jadwal jam makan harus teratur tiga kali sehari dengan nutrisi lengkap, lemak, karbohidrat, protein dan vitamin.
c. Tips Gaya Hidup:
Hindari kulit terbakar matahari terlalu lama. Sering-seringlah melakukan aktivitas yang dapat membuat Anda merasa tenang dan nyaman. Peliharalah ketenangan tersebut dengan cara berendam dalam air hangat misalnya atau juga berenang.
3. Vata
Vata atau udara ceritanya melambangkan wajah lonjong, berat badan sulit naik, bentuk badan kurus, mata kecil, kulit kering. Selain itu rambut kering, keriting, dan kasar. Sedangkan pola tidur yang tidak menentu, mengakibatkan sulit tidur dengan nyenyak.
a. Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Perbanyak makanan kaya protein dan mineral, seperti kacang merah, kacang tanah, kedelai, susu kedelai, pisang, alpukat, plum, aprikot, white meat (ikan, ayam). Selain itu daging kambing dan daging sapi. Juga sayuran yang direbus tidak terlalu lama, tahu dan telur setengah matang,
b. Kunci Sukses Diet:
Makanlah dengan porsi yang lebih sedikti namun lebih sering setiap harinya. Cobalah makan di tempat yang bersuasana tenang sehingga Anda bisa relaks.
c. Tips Gaya Hidup:
Vata konon cenderung membuang terlalu banyak energi sehingga Anda harus menghilangkan kebiasaan itu dengan melakukan kegiatan yang rutin. Usahakan untuk memastikan waktu Anda untuk santai. Jangan lupa perkaya tubuh Anda dengan makan makanan bergizi tinggi
Sistem Ayurveda mengkategorikan kekuatan utama di dalam tubuh menjadi tiga jenis atau dosha: yaitu Kapha (air), Vata (udara) dan Pitta (api). Pengetahuan akan dosha ini merupakan tahap terpenting dalam upaya membantu Anda memilih makanan yang terbaik sesuai terapi yang Anda jalankan.
1. Kapha
Kapha atau air bisa melambangkan bentuk tubuh gemuk, cepatnya berat badan naik, wajah yang bulat, kulit cendrung pucat, rambut tebal, berminyak, mengilat, bergelombang, dan suka tidur terlalu lama.
a. Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Perbanyaklah mengkonsumsi stroberi, apel, pir, ceri atau buah-buahan yang dikeringkan seperti aprikot, prem dan pir. Salad dan aneka sayuran jangan ketinggalan, termasuk sayur-sayuran pahit dan beraroma tajam seperti lobak, bawang, wortel, dedaunan hijau. Juga padi-padian yang mengandung zat besi tinggi seperti jagung, oat dan gandum. Selain itu ikan dan daging putih juga penting. Kacang-kacangan seperti buncis yang dikeringkan, kacang polong dan produk-produk dari kedelai lainnya dalam.
Kurangi buah-buahan terlalu masam dan terlalu manis, makanan dan minuman dingin, produk-produk susu, akar-akaran. Juga makanan berat dan kaya lemak, gula, minyak, mentega, pemanis buatan dan garam.
b. Kunci Sukses Diet:
Untuk menu makan siang boleh makanan berat, namun khusus untuk sarapan dan makan malam, pilih yang lebih ringan.
c. Tips Gaya Hidup:
Ceritanya Kappa cenderung kaku sehingga menyimpan terlalu banyak energi. Untuk itu sering-seringlah bergerak sehingga energi yang ada di tubuh Anda tidak menumpuk menjadi lemak.
2. Pitta
Pitta atau api bisa melambangkan bentuk tubuh yang sedang atau tubuh yang mudah gemuk, wajah sedikit berbentuk hati, kulit cendrung berminyak dan agak berwarna semu merah. Selera makan cendrung tinggi namun dengan pola tidur yang baik. Rambut mudah diatur, lembut, agak lurus dan berminyak.
a. Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Konsumsilah buah-buahan segar yang masih berbuah mentah dan manis, termasuk beri, ceri, plum. Juga sayur-sayuran hijau, baik sayur-sayuran yang pahit maupun yang manis (seperti asparagus, brokoli, kacang polong, seledri, dan mentimun). Juga konsumsi padi-padian segar, beras putih, kue beras, gandum, , gula, white meat, roti, pasta, sirup maple, produk-produk susu, putih telur, serta rempah-rempah seperti ketumbar, jintan, pala, dan mint.
Jangan mengkonsumsi alkohol dan rokok.
b. Kunci Sukses Diet:
Jadwal jam makan harus teratur tiga kali sehari dengan nutrisi lengkap, lemak, karbohidrat, protein dan vitamin.
c. Tips Gaya Hidup:
Hindari kulit terbakar matahari terlalu lama. Sering-seringlah melakukan aktivitas yang dapat membuat Anda merasa tenang dan nyaman. Peliharalah ketenangan tersebut dengan cara berendam dalam air hangat misalnya atau juga berenang.
3. Vata
Vata atau udara ceritanya melambangkan wajah lonjong, berat badan sulit naik, bentuk badan kurus, mata kecil, kulit kering. Selain itu rambut kering, keriting, dan kasar. Sedangkan pola tidur yang tidak menentu, mengakibatkan sulit tidur dengan nyenyak.
a. Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Perbanyak makanan kaya protein dan mineral, seperti kacang merah, kacang tanah, kedelai, susu kedelai, pisang, alpukat, plum, aprikot, white meat (ikan, ayam). Selain itu daging kambing dan daging sapi. Juga sayuran yang direbus tidak terlalu lama, tahu dan telur setengah matang,
b. Kunci Sukses Diet:
Makanlah dengan porsi yang lebih sedikti namun lebih sering setiap harinya. Cobalah makan di tempat yang bersuasana tenang sehingga Anda bisa relaks.
c. Tips Gaya Hidup:
Vata konon cenderung membuang terlalu banyak energi sehingga Anda harus menghilangkan kebiasaan itu dengan melakukan kegiatan yang rutin. Usahakan untuk memastikan waktu Anda untuk santai. Jangan lupa perkaya tubuh Anda dengan makan makanan bergizi tinggi
kandungan gizi pepaya
Anda kenal pepaya? Tentu sudah dan sering memakannya. Beruntunglah Anda karena manfaat yang terkandung di dalam pepaya sangat lah lengkap. Selain itu mulai dari biji, daun, batang sampai pada akarnya juga sangat bermanafaat sebagai obat.
Hal ini diketahui bermula pada tahun 1992, sebuah lembaga research bernama The Center for Science in the Public Interest (CSPI) di Washington AS telah melakukan penelitian terhadap manfaat bagi kesehatan yang terdapa dari 40 jenis buah-buahan. Penilaian tersebut didasarkan pada manfaat zat yang terkandung di dalamnya yang terdiri dari sembilan jenis vitamin, potasium dan serat pangan. Zat yang terkandung pada masing-masing buah tersebut harus mencukupi terhadap angka kecukupan gizi yang dianjurkan (AKG).
Hasil dari penilaian tersebut menyimpulkan bahwa pepaya adalah jenis buah yang paling menyehatkan diantara sekian buah yang diteliti tadi, kemudian disusul oleh cantaloupe, stroberi, orange, dan tangerine. Hasil penelitian CSPI ini tentu sangat mengejutkan. Sebab, selain bergizi tinggi dan sangat menyehatkan, pepaya juga mudah didapat, murah harganya dan enak rasanya. Ditambah lagi karena varietas ini selalu tersedia sepanjang tahun tanpa adanya musim tertentu.
Coba simak kandungan yang terdapat dalam sebuah pepaya matang. Betacryptoxanthin (761 mikrogram/100 g), betakaroten (276 mikrogram/100 g), serta lutein dan zeaxanthin (75 mikrogram/100 g). Sebagaimana kita ketahui bahwa betakaroten merupakan provitamin A sekaligus antioksidan yang sangat ampuh dalam menangkal serangan radikal bebas yang terjadi. Vitamin A yang ada pada 100 g buah pepaya matang mengandung berkisar antara 1.094-18.250 SI, bervariasi sesuai dari tiap varietasnya. Sementara betacryptoxanthin, zeaxanthin dan lutein lebih berperan sebagai antioksidan dalam mencegah munculnya kanker dan berbagai penyakit degeneratif lainnya.
Selain itu vitamin A, vitamain lain yang juga terdapat di dalamnya adalah vitamin C (62-78 mg/100 g) dan folat (38 mikrogram/100 g). Kadar serat per 100 gram buah masak 1,8 gram. Nah, serat pepaya ini sangat cocok dalam mengatasi sulit buang air besar (BAB) serta mencegah terjadinya sembelit. Dan Anda perlu tahu, satu potong pepaya sebesar tiga ruas jari orang dewasa saja atau 140 gram sudah cukup untuk memenuhi sumbangan vitamin C sebanyak 150 persen dari angka kecukupan gizi yang dianjurkan per hari (AKG), serta memenuhi kandungan serat sebanyak 10 persen dari AKG.
Dari segi kandungan mineral, buah pepaya matang memiliki kandungan potasium (257 mg/100 g) dan sangat sedikit sodium (3 mg/100 g). Dan karena rasio potasium terhadap sodium buah pepaya yang sangat tinggi inilah yang menyebabkan pepaya sangat ampuh dalam mencegah terjadinya hipertensi.
Selain potasium, mineral lain yang terkandung di dalamnya adalah zat besi, kalsium, fosfor, zinc, magnesium dan selenium. Keunggulan lain yang membedakan buah pepaya dari buah-buahan yang lainnya adalah rendahnya kandungan lemak, tanpa kolesterol sama sekali dan tentu saja rendah sodium.
Batang, Daun, Biji, dan Akar, Semuanya Bermanfaat
Selain buahnya, bagian lain dari tanaman pepaya juga ada manfaatnya. Mulai dari akarnya misalnya, dapat menyembuhkan penyakit kencing batu dan penyakit saluran kencing. Sedangkan biji pepaya dapat dipakai sebagai obat pembasmi cacing kremi pada anak-anak.
Bagi Anda yang suka masak, hal ini perlu Anda ketahui bahwa getah pepaya bisa digunakan untuk membuat daging yang hendak Anda masak menjadi empuk. Getah tersebut bisa dari getah yang ada di batang, daun, atau buah pepaya muda. Getah tersebut merupakan sumber enzim papain. Enzim ini adalah enzim proteolitik (pemecah protein) yang berfungsi sebagai pengempuk daging (meat tenderizer) yang dapat memecah serat-serat daging yang alot menjadi empuk.
Bagi industri, zat papain juga dipakai pada industri kosmetik, industri farmasi, industri tekstil dan kulit (sebagai penyamak), serta sebagai pembersih limbah.
Daun pepaya muda dapat diolah menjadi makanan lezat seperti buntil, urap, atau lalap rebus. Anda yang memakannya beruntung karena walaupun berasa pahit, daun pepaya muda ini mengandung alkaloid yang berkhasiat penurun tekanan darah, sebagai obat penyakit malaria, penurun demam dan pembunuh amuba. ***
Hal ini diketahui bermula pada tahun 1992, sebuah lembaga research bernama The Center for Science in the Public Interest (CSPI) di Washington AS telah melakukan penelitian terhadap manfaat bagi kesehatan yang terdapa dari 40 jenis buah-buahan. Penilaian tersebut didasarkan pada manfaat zat yang terkandung di dalamnya yang terdiri dari sembilan jenis vitamin, potasium dan serat pangan. Zat yang terkandung pada masing-masing buah tersebut harus mencukupi terhadap angka kecukupan gizi yang dianjurkan (AKG).
Hasil dari penilaian tersebut menyimpulkan bahwa pepaya adalah jenis buah yang paling menyehatkan diantara sekian buah yang diteliti tadi, kemudian disusul oleh cantaloupe, stroberi, orange, dan tangerine. Hasil penelitian CSPI ini tentu sangat mengejutkan. Sebab, selain bergizi tinggi dan sangat menyehatkan, pepaya juga mudah didapat, murah harganya dan enak rasanya. Ditambah lagi karena varietas ini selalu tersedia sepanjang tahun tanpa adanya musim tertentu.
Coba simak kandungan yang terdapat dalam sebuah pepaya matang. Betacryptoxanthin (761 mikrogram/100 g), betakaroten (276 mikrogram/100 g), serta lutein dan zeaxanthin (75 mikrogram/100 g). Sebagaimana kita ketahui bahwa betakaroten merupakan provitamin A sekaligus antioksidan yang sangat ampuh dalam menangkal serangan radikal bebas yang terjadi. Vitamin A yang ada pada 100 g buah pepaya matang mengandung berkisar antara 1.094-18.250 SI, bervariasi sesuai dari tiap varietasnya. Sementara betacryptoxanthin, zeaxanthin dan lutein lebih berperan sebagai antioksidan dalam mencegah munculnya kanker dan berbagai penyakit degeneratif lainnya.
Selain itu vitamin A, vitamain lain yang juga terdapat di dalamnya adalah vitamin C (62-78 mg/100 g) dan folat (38 mikrogram/100 g). Kadar serat per 100 gram buah masak 1,8 gram. Nah, serat pepaya ini sangat cocok dalam mengatasi sulit buang air besar (BAB) serta mencegah terjadinya sembelit. Dan Anda perlu tahu, satu potong pepaya sebesar tiga ruas jari orang dewasa saja atau 140 gram sudah cukup untuk memenuhi sumbangan vitamin C sebanyak 150 persen dari angka kecukupan gizi yang dianjurkan per hari (AKG), serta memenuhi kandungan serat sebanyak 10 persen dari AKG.
Dari segi kandungan mineral, buah pepaya matang memiliki kandungan potasium (257 mg/100 g) dan sangat sedikit sodium (3 mg/100 g). Dan karena rasio potasium terhadap sodium buah pepaya yang sangat tinggi inilah yang menyebabkan pepaya sangat ampuh dalam mencegah terjadinya hipertensi.
Selain potasium, mineral lain yang terkandung di dalamnya adalah zat besi, kalsium, fosfor, zinc, magnesium dan selenium. Keunggulan lain yang membedakan buah pepaya dari buah-buahan yang lainnya adalah rendahnya kandungan lemak, tanpa kolesterol sama sekali dan tentu saja rendah sodium.
Batang, Daun, Biji, dan Akar, Semuanya Bermanfaat
Selain buahnya, bagian lain dari tanaman pepaya juga ada manfaatnya. Mulai dari akarnya misalnya, dapat menyembuhkan penyakit kencing batu dan penyakit saluran kencing. Sedangkan biji pepaya dapat dipakai sebagai obat pembasmi cacing kremi pada anak-anak.
Bagi Anda yang suka masak, hal ini perlu Anda ketahui bahwa getah pepaya bisa digunakan untuk membuat daging yang hendak Anda masak menjadi empuk. Getah tersebut bisa dari getah yang ada di batang, daun, atau buah pepaya muda. Getah tersebut merupakan sumber enzim papain. Enzim ini adalah enzim proteolitik (pemecah protein) yang berfungsi sebagai pengempuk daging (meat tenderizer) yang dapat memecah serat-serat daging yang alot menjadi empuk.
Bagi industri, zat papain juga dipakai pada industri kosmetik, industri farmasi, industri tekstil dan kulit (sebagai penyamak), serta sebagai pembersih limbah.
Daun pepaya muda dapat diolah menjadi makanan lezat seperti buntil, urap, atau lalap rebus. Anda yang memakannya beruntung karena walaupun berasa pahit, daun pepaya muda ini mengandung alkaloid yang berkhasiat penurun tekanan darah, sebagai obat penyakit malaria, penurun demam dan pembunuh amuba. ***
keuntungan dan kerugian antibiotik
Anda pernah sakit? Tentu dokter Anda pernah memberi Anda antibiotik. Setelah dikonsumsi, Andapun jadi sehat dan penyakitpun hilang. Namun perlu Anda ketahui bahwa tidak benar antibiotik 100% bermanfaat bagi tubuh kita. Sebenarnya antibiotik juga punya kerugian berada di tubuh kita, terutama pada aktivitas mikroba yang ada diusus. Karena berdasarkan penelitian Les Dethlefsen dan David Relman dari Universitas Stanford California, AS - mengkonsumsi antibiotik ternyata bisa membunuh mikroba yang menguntungkan yang diperlukan tubuh. Kok bisa begitu....?
Dalam penelitian yang dilakukan kurang dari satu tahun, para peneliti melibatkan tiga orang wanita sebagai relawan yang diberi tablet antibiotik. Pemberian antibiotik dilakukan dalam 2 fase dimana per fase berlangsung selama lima hari. Setelah tes DNA dilakukan pada sampel tinja para relawan terebut, ternyata jenis mikroba yang menguntungkan yang hidup dalam usus relawan tersebut jadi berkurang.
Pemberian antibiotik yang terbilang ampuh dalam membunuh kuman yang memasuki tubuh ternyata tak selalu bermanfaat bagi manusia. Karena ternyata, mengkonsumsi antibiotik juga dapat mengganggu keseimbangan "mikroba baik" yang hidup dalam usus yang berpengaruh pada kondisi kesehatan pasien itu sendiri.
Les Dethlefsen dan David Relman juga berkesimpulan bahwa pasien yang diberi ciprofloxacin terbukti menekan semua populasi bakteri yang menguntungkan. Dan untuk pulih, setiap pasien memerlukan waktu berbulan-bulan.
Hasil penelitian ini diterbitkan pada jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. Penelitian ini juga mendukung teori yang menyimpulkan bahwa antibiotik dapat merusak bakteri baik yang hidup dalam tubuh manusia. Untuk itu diperlukannya pengembangan produk probiotik seperti yoghurt yang mengandung bakteri hidup.
Matinya mikroba yang dibutuhkan tubuh, sedikit banyak dapat memicu obesitas dan peluang terjadinya alergi. Dan pada hasil penelitian yang lain juga ditemukan manfaat besar bagi bayi yang mengkonsumsi ASI dimana Lactobacillus Reuteri yang terdapat dalam ASI ternyata dapat melindungi tubuh dari infeksi rotavirus. Untuk itu, berilah bayi Anda air susu manusia, jangan air susu sapi karena air susu sapi diperuntukkan buat bayi sapi, bukan bayi manusia.... :) ***
Dalam penelitian yang dilakukan kurang dari satu tahun, para peneliti melibatkan tiga orang wanita sebagai relawan yang diberi tablet antibiotik. Pemberian antibiotik dilakukan dalam 2 fase dimana per fase berlangsung selama lima hari. Setelah tes DNA dilakukan pada sampel tinja para relawan terebut, ternyata jenis mikroba yang menguntungkan yang hidup dalam usus relawan tersebut jadi berkurang.
Pemberian antibiotik yang terbilang ampuh dalam membunuh kuman yang memasuki tubuh ternyata tak selalu bermanfaat bagi manusia. Karena ternyata, mengkonsumsi antibiotik juga dapat mengganggu keseimbangan "mikroba baik" yang hidup dalam usus yang berpengaruh pada kondisi kesehatan pasien itu sendiri.
Les Dethlefsen dan David Relman juga berkesimpulan bahwa pasien yang diberi ciprofloxacin terbukti menekan semua populasi bakteri yang menguntungkan. Dan untuk pulih, setiap pasien memerlukan waktu berbulan-bulan.
Hasil penelitian ini diterbitkan pada jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. Penelitian ini juga mendukung teori yang menyimpulkan bahwa antibiotik dapat merusak bakteri baik yang hidup dalam tubuh manusia. Untuk itu diperlukannya pengembangan produk probiotik seperti yoghurt yang mengandung bakteri hidup.
Matinya mikroba yang dibutuhkan tubuh, sedikit banyak dapat memicu obesitas dan peluang terjadinya alergi. Dan pada hasil penelitian yang lain juga ditemukan manfaat besar bagi bayi yang mengkonsumsi ASI dimana Lactobacillus Reuteri yang terdapat dalam ASI ternyata dapat melindungi tubuh dari infeksi rotavirus. Untuk itu, berilah bayi Anda air susu manusia, jangan air susu sapi karena air susu sapi diperuntukkan buat bayi sapi, bukan bayi manusia.... :) ***
rahasia agar tidak cepat tua
Penuaan dini merupakan momok bagi sebagian kaum wanita yang sudah mulai beranjak umurnya. Apalagi bila kulit mulai terasa kesat dan garis-garis halus di dahi dan sudut mata mulai menampakkan dirinya. Kalau sudah begitu, berbagai macam cara akan ditempuh untuk menghilangkannya. Namun bila salah dalam mengatasinya, bukannya malah mengobati tapi justru memperparah keadaan. Ingin tahu solusinya...?
Proses penuaan bagaimanapun tidak bisa ditolak kedatangannya. Yang bisa dilakukan adalah memperlambat proses itu terjadi dan menghampiri Anda. Yang seharusnya datang pada usia di atas 40-an, bisa di undur mendekati usia 50-an. Namun tidak jarang ada juga yang baru berusia "kepala tiga" sudah terlihat seperti berumur 50-an. Nah, lho.... Inilah yang disebut penuaan dini.
Namun Anda tidak perlu terlalu khawatir akan hal ini. Solusi murah meriah sekaligus alami untuk menunda penuaan dini adalah dengan memperbanyak asupan makanan yang mengandung banyak vitamin E. Bagaimanapun vitamin E merupakan antioksidan terkuat yang mampu mencegah kerusakan serat kolagen dan elastin akibat dari radikal bebas, termasuk meningkatkan proses regenerasi kulit dan keratinisasi sel-sel dalam kulit.
Dengan mengkonsumsi vitamin E secara teratur dan terjadwal, maka kulit akan terlihat lebih tebal dan tidak tipis. Kulit tidak jadi cepat kering karena kandungan air tidak cepat menguap dari kulit. Dan yang paling terasa manfaat dari vitamin E adalah kulit akan terjaga elastisitasnya, sehingga tidak cepat jadi keriput.
Namun yang perlu dipahami dalam menunda penuaan dini secara alami adalah bahwa semuanya tidak bisa dilakukan dengan instan. Butuh waktu dan tahapan dalam waktu yang panjang. Tidak seperti operasi plastik, tarik sana tarik sini yang selesai operasi langsung kelihatan muda, namun tidak berlangsung lama dan akan cepat pula memudar. Membuat awet muda ibarat sebuah perjalanan panjang. Kita memulainya sekarang dan mendapatkan hasilnya nanti. Yang perlu dilakukan sekarang adalah berinvestasi dengan mengkonsumsi makanan kaya vitamin E sedari dini agar kulit kita tetap terjaga elastisitasnya hingga tua nanti.
Bahan makanan yang kaya vitamin E seperti kacang-kacangan, buah kiwi, buah mangga, brokoli dan daun bayam. Walaupun kandungan vitamin E yang masuk dari makanan hanya sebesar 10-15 IU saja, namun bila kita bisa menjaganya rutin dan tetap terpenuhi kebutuhan vitamin E setiap harinya, maka insyaAllah lambat namun pasti, kulit Anda akan mulai terlihat kencang dan elastis. Dan penuaan dinipun bisa ditunda jauh dari umur seharusnya sampai Anda akan dipanggil cucu Anda dengan "nenek cantik". ***
Proses penuaan bagaimanapun tidak bisa ditolak kedatangannya. Yang bisa dilakukan adalah memperlambat proses itu terjadi dan menghampiri Anda. Yang seharusnya datang pada usia di atas 40-an, bisa di undur mendekati usia 50-an. Namun tidak jarang ada juga yang baru berusia "kepala tiga" sudah terlihat seperti berumur 50-an. Nah, lho.... Inilah yang disebut penuaan dini.
Namun Anda tidak perlu terlalu khawatir akan hal ini. Solusi murah meriah sekaligus alami untuk menunda penuaan dini adalah dengan memperbanyak asupan makanan yang mengandung banyak vitamin E. Bagaimanapun vitamin E merupakan antioksidan terkuat yang mampu mencegah kerusakan serat kolagen dan elastin akibat dari radikal bebas, termasuk meningkatkan proses regenerasi kulit dan keratinisasi sel-sel dalam kulit.
Dengan mengkonsumsi vitamin E secara teratur dan terjadwal, maka kulit akan terlihat lebih tebal dan tidak tipis. Kulit tidak jadi cepat kering karena kandungan air tidak cepat menguap dari kulit. Dan yang paling terasa manfaat dari vitamin E adalah kulit akan terjaga elastisitasnya, sehingga tidak cepat jadi keriput.
Namun yang perlu dipahami dalam menunda penuaan dini secara alami adalah bahwa semuanya tidak bisa dilakukan dengan instan. Butuh waktu dan tahapan dalam waktu yang panjang. Tidak seperti operasi plastik, tarik sana tarik sini yang selesai operasi langsung kelihatan muda, namun tidak berlangsung lama dan akan cepat pula memudar. Membuat awet muda ibarat sebuah perjalanan panjang. Kita memulainya sekarang dan mendapatkan hasilnya nanti. Yang perlu dilakukan sekarang adalah berinvestasi dengan mengkonsumsi makanan kaya vitamin E sedari dini agar kulit kita tetap terjaga elastisitasnya hingga tua nanti.
Bahan makanan yang kaya vitamin E seperti kacang-kacangan, buah kiwi, buah mangga, brokoli dan daun bayam. Walaupun kandungan vitamin E yang masuk dari makanan hanya sebesar 10-15 IU saja, namun bila kita bisa menjaganya rutin dan tetap terpenuhi kebutuhan vitamin E setiap harinya, maka insyaAllah lambat namun pasti, kulit Anda akan mulai terlihat kencang dan elastis. Dan penuaan dinipun bisa ditunda jauh dari umur seharusnya sampai Anda akan dipanggil cucu Anda dengan "nenek cantik". ***
gejala-gejala stress
Stress saat ini bukanlah hal baru bagi kita, terutama yang aktif di perkotaan. Kesibukan kerja, tekanan target perusahaan dan berbagai kerumitan sehari-hari termasuk kemacetan di jalan adalah faktor yang bisa memicu terjadinya stress pada diri seseorang. Kita sering menandai bahwa mood yang sedang buruk dan suka melamun adalah gejala awal dari stress. Namun hal itu bukanlah hal besar yang menandakan seseorang sedang mengalami gejala awal dari stress. Ada 4 faktor besar yang bisa kita pedomani dalam menandai apakah stress mulai menyusup dalam diri kita. Apa itu? Silahkan simak hal menarik berikut ini:
1. Kosentrasi Terganggu
Tidak jarang bila kita menghadapi sesuatu hal, baik dalam pekerjaan maupun dalam urusan di rumah, kosentrasi untuk menyelesaikan masalah tersebut sangat sulit dilakukan. Terkadang pikiran yang muncul bercabang-cabang sehingga masalah yang sedang dihadapi tersebut tidak terselesaikan. Bila hal itu menimpa kita, itu pertanda kosentrasi kita mulai terganggu sebagai tanda awal dari sebuah "stress". Untuk mengatasinya sebenarnya sangatlah mudah. Bila kita sedang menghadapi suatu masalah, baik itu masalah sepele terlebih lagi masalah rumit, usahakan pikiran kita tetap fokus terhadap masalah tersebut. Bila urusan lain muncul di benak kita, berpaling dan tetap fokus pada masalah yang sedang dihadapi sampai masalah tersebut betul-betul telah ditemukan jalan keluarnya. Kemudian baru beranjak ke masalah lain. Dan untuk membantu itu semua, tubuh kita sebaiknya selalu dalam keadaan rileks. Cobalah mencuci muka dengan air untuk membuat pori-pori dan syaraf pada mata dan anggota kepala Anda rileks. Bila Anda seorang muslim, tepat sekali bila Anda melakukan hal ini dengan cara berwudhu. Mudah-mudahan dengan cara ini kosentrasi kita bisa kembali ke titik normal.
2. Kelopak Mata Bergerak Sendiri
Kita pernah kan tanpa disadari salah satu kelopak mata kita bergerak sendiri beberapa kali? Bila itu kita alami, itu menandakan kita dalam kondisi sedikit kurang rileks. Gejala ini dalam ilmu medis biasa disebut blepharospasm. Ini merupakan sinyal tubuh bagi kita bahwa kita dalam kondisi yang tidak nyaman dan sedang ada suatu yang dipikirkan terlalu lama. Bila Anda merasa terganggu dengan hal ini, cara menghentikannya adalah dengan mengambil posisi tidur terlentang dengan wajah membelakangi sumber cahaya. Pejamkan mata Anda beberapa saat dengan mengalihkan pikiran kita pada sesuatu yang menyendangkan. Bila Anda seorang muslim, sangat cocok bila Anda melakukannya dengan berzikir. Bila sudah, kucek-kucek mata Anda dengan lembut, terutama pada bagian di sekitar mata.
3. Kurang Mendapatkan Sinar Matahari Pagi
Terkadang kita sering bangun kesiangan atau berangkat kerja setiap pagi terlalu pagi sehingga sampai di kantor sebelum matahari bersinar dengan terang. Dan hal itu berlangsung secara terus menerus sehingga tubuh kurang mendapatkan siraman ultraviolet matahari pagi. Hal ini bila terjadi pada Anda akan membuat semangat dan mood untuk beraktifitas semakin lama semakin berkurang. Padahal vitamin dan serat sudah banyak kita konsumsi, tapi kok tetap tidak punya semangat. Untuk itu cara mengembalikan semangat Anda adalah usahakan Anda mendapat sinar matahari pagi (sekitar sebelum jam 9 pagi) yang cukup setiap pagi karena sinar matahari pagi akan membantu tubuh melepaskan serotonin, sehingga kosentrasi Anda bisa kembali normal.
4. Rasa Berat Pada Tengkuk.
Elizabeth Lombardo, PhD, MS, PT, seorang psikolog sekaligus terapis fisik menyatakan bahwa stres dapat mempengaruhi sistem muskulokeletal pada tubuh yakni tulang, persendian, dan otot. Hal ini akan menyebabkan terjadilah ketegangan pada otot leher bagian belakang atau di sekitar tengkuk. Cara mengatasinya cukup mudah yakni dengan melakukan peregangan atau relaksasi pada bagian tersebut. Pertama, tarik napas dalam-dalam sebanyak 5-10 kali sambil menfokuskan pikiran pada bagian leher yang sedang tegang sambil dipijat-pijak dengan pelan sampai terasa menjadi lemas kembali. Bila Anda kurang bisa melakukannya, tidak salah bila Anda mendatangi tukang pijat tradisional untuk membantu meregangkan kembali otot dan syarat tubuh Anda. Selamat mencoba. ***
1. Kosentrasi Terganggu
Tidak jarang bila kita menghadapi sesuatu hal, baik dalam pekerjaan maupun dalam urusan di rumah, kosentrasi untuk menyelesaikan masalah tersebut sangat sulit dilakukan. Terkadang pikiran yang muncul bercabang-cabang sehingga masalah yang sedang dihadapi tersebut tidak terselesaikan. Bila hal itu menimpa kita, itu pertanda kosentrasi kita mulai terganggu sebagai tanda awal dari sebuah "stress". Untuk mengatasinya sebenarnya sangatlah mudah. Bila kita sedang menghadapi suatu masalah, baik itu masalah sepele terlebih lagi masalah rumit, usahakan pikiran kita tetap fokus terhadap masalah tersebut. Bila urusan lain muncul di benak kita, berpaling dan tetap fokus pada masalah yang sedang dihadapi sampai masalah tersebut betul-betul telah ditemukan jalan keluarnya. Kemudian baru beranjak ke masalah lain. Dan untuk membantu itu semua, tubuh kita sebaiknya selalu dalam keadaan rileks. Cobalah mencuci muka dengan air untuk membuat pori-pori dan syaraf pada mata dan anggota kepala Anda rileks. Bila Anda seorang muslim, tepat sekali bila Anda melakukan hal ini dengan cara berwudhu. Mudah-mudahan dengan cara ini kosentrasi kita bisa kembali ke titik normal.
2. Kelopak Mata Bergerak Sendiri
Kita pernah kan tanpa disadari salah satu kelopak mata kita bergerak sendiri beberapa kali? Bila itu kita alami, itu menandakan kita dalam kondisi sedikit kurang rileks. Gejala ini dalam ilmu medis biasa disebut blepharospasm. Ini merupakan sinyal tubuh bagi kita bahwa kita dalam kondisi yang tidak nyaman dan sedang ada suatu yang dipikirkan terlalu lama. Bila Anda merasa terganggu dengan hal ini, cara menghentikannya adalah dengan mengambil posisi tidur terlentang dengan wajah membelakangi sumber cahaya. Pejamkan mata Anda beberapa saat dengan mengalihkan pikiran kita pada sesuatu yang menyendangkan. Bila Anda seorang muslim, sangat cocok bila Anda melakukannya dengan berzikir. Bila sudah, kucek-kucek mata Anda dengan lembut, terutama pada bagian di sekitar mata.
3. Kurang Mendapatkan Sinar Matahari Pagi
Terkadang kita sering bangun kesiangan atau berangkat kerja setiap pagi terlalu pagi sehingga sampai di kantor sebelum matahari bersinar dengan terang. Dan hal itu berlangsung secara terus menerus sehingga tubuh kurang mendapatkan siraman ultraviolet matahari pagi. Hal ini bila terjadi pada Anda akan membuat semangat dan mood untuk beraktifitas semakin lama semakin berkurang. Padahal vitamin dan serat sudah banyak kita konsumsi, tapi kok tetap tidak punya semangat. Untuk itu cara mengembalikan semangat Anda adalah usahakan Anda mendapat sinar matahari pagi (sekitar sebelum jam 9 pagi) yang cukup setiap pagi karena sinar matahari pagi akan membantu tubuh melepaskan serotonin, sehingga kosentrasi Anda bisa kembali normal.
4. Rasa Berat Pada Tengkuk.
Elizabeth Lombardo, PhD, MS, PT, seorang psikolog sekaligus terapis fisik menyatakan bahwa stres dapat mempengaruhi sistem muskulokeletal pada tubuh yakni tulang, persendian, dan otot. Hal ini akan menyebabkan terjadilah ketegangan pada otot leher bagian belakang atau di sekitar tengkuk. Cara mengatasinya cukup mudah yakni dengan melakukan peregangan atau relaksasi pada bagian tersebut. Pertama, tarik napas dalam-dalam sebanyak 5-10 kali sambil menfokuskan pikiran pada bagian leher yang sedang tegang sambil dipijat-pijak dengan pelan sampai terasa menjadi lemas kembali. Bila Anda kurang bisa melakukannya, tidak salah bila Anda mendatangi tukang pijat tradisional untuk membantu meregangkan kembali otot dan syarat tubuh Anda. Selamat mencoba. ***
waspada bakteri salmonella pada telur bebek
Mengkonsumsi telur bebek bukanlah hal yang baru bagi sebagian besar masyarakat kita. Apalagi bagi penggemar jamu, dipakai sebagai campuran ekstra yang tentunya wajib ada. Betapa nikmatnya dan segarnya badan ini setelah meminumnya. Namun mulai sekarang Anda harus sedikit waspada. Ternyata telur bebek lebih mudah terjangkiti bakteri salmonella dibandingkan telur-telur jenis lainnya seperti telur ayam atau telur puyuh. Sejauh mana bahayanya dan bagaimana cara mengatasinya?
Belum lama ini di London, Inggris dilaporkan adanya 66 kasus keracunan akibat mengonsumsi telur bebek. Bahkan, salah seorang diantaranya ada yang tewas. Penyebabnya mungkin terasa mustahil, yakni keracunan telur bebek. Tapi jangan salah, ternyata penyebabnya bukan pada telur bebeknya, namun pada bakteri salmonella yang terdapat pada telur bebek tersebut. Dan yang anehnya, tidak ada kasus maupun keluhan pada konsumen yang mengkonsumsi telur unggas lainnya seperti telur ayam dan puyuh.
Setelah dilakukan berbagai penelitian lebih jauh, ternyata cangkang telur bebek lebih tipis dibandingkan cangkang telur ayam dan puyuh. Inilah penyebab kenapa bakteri salmonella lebih cepat menulari telur bebek. Cangkang yang tipis ini merupakan pintu masuk bakteri salmonella untuk mencemari isi telur secara menyeluruh. Orang yang tertular bakteri salmonella akan mengalami gejala-gejala seperti perut kejang, demam dan sering disertai dengan diare. Gejala ini akan terasa setelah 10 sampai 72 jam setelah tertular salmonella ini.
Bila gejala ini dibiarkan, maka bakteri salmonella dengan cepat akan menulari bagian-bagian tubuh lainnya melalui aliran darah. Dan ini sangat berbahaya bagi kesehatan. Dan bila kondisi tubuh yang terjangkiti sedang lemah apalagi dalam keadaan kekebalan tubuh rendah, bisa berakibat pada kematian.
Bagaimana cara mengatasinya agar bakteri salmonella tidak menulari kita? Juru bicara Badan Standarisasi Makanan (FPA) di London, Inggris mengatakan bahwa satu-satunya cara adalah tidak mengkonsumsi telur bebek dalam keadaan mentah. Masaklah telur bebek tersebut sampai benar-benar matang hingga kuningnya padat dan tidak ada yang masih cair. Hal ini agar bakteri salmonella yang menulari isi telur dipastikan mati.
Lalu bagaimana dengan para penggemar jamu di negeri kita yang notabene pengkonsumsi telur bebek mentah? Mungkin kita bisa meminimalisir potensi tertularnya telur bebek oleh bakteri salmonella dengan cara mencuci telur dengan sabun sebelum membukanya dan segera mencuci tangan setelah memegang telur tersebut. Dan agar lebih aman, siramlah telur bebek tersebut dengan air panas sebelum dibuka. Mudah-mudahan hal ini bisa lebih membuat kita aman dalam menkonsumsi telur bebek mentah.***
Langganan:
Postingan (Atom)





